Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengeluarkan imbauan penundaan keberangkatan umrah bagi jemaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah kehati-hatian, menyusul situasi keamanan kawasan Timur Tengah yang dinilai dinamis dan berpotensi berdampak pada kelancaran perjalanan.
Alasan Imbauan Penundaan Kemenhaj menekankan bahwa prioritas utama pemerintah adalah keselamatan dan pelindungan jemaah. Karena kondisi regional dapat berubah cepat, penundaan sementara dinilai sebagai langkah mitigasi agar jemaah tidak menghadapi risiko perjalanan maupun gangguan layanan di luar rencana.
Imbauan untuk Jemaah yang Sudah Berada di Arab Saudi Bagi jemaah yang saat ini masih berada di Arab Saudi, pemerintah meminta jemaah dan keluarga di Indonesia tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah memastikan koordinasi terus dilakukan agar jemaah tetap mendapatkan penanganan yang layak selama menunggu kepastian jadwal.
Koordinasi dengan Pihak Terkait Kemenhaj bersama Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, dan PPIU untuk memastikan jemaah tidak terlantar—termasuk pengaturan akomodasi yang aman dan layak.
Waspada Informasi Tidak Terverifikasi Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya. Rujukan utama sebaiknya tetap pada informasi resmi pemerintah agar tidak terjadi kepanikan.
Persiapan Haji Tetap Jalan Di sisi lain, Kemenhaj memastikan bahwa persiapan penyelenggaraan Haji 1447H/2026M tetap berjalan sesuai rencana dan terus dipantau, sehingga layanan haji tidak berhenti meskipun terdapat dinamika pada perjalanan umrah.
Sumber resmi:
-
Penerbit: Kementerian Haji dan Umrah RI
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!